Ternyata aku lah yang resah..
Assalamualaikum.
Beberapa orang ada yang berpendapat bahwa keresahan itu pasti selalu di-ekspresikan oleh setiap manusia. Segala sesuatunya disampaikan melalui berbagai ekspresi, misal banyak berkomentar dan ber-opini. Kadang isi dari apa yang diutarakan adalah menyalahkan orang lain, itu merupakan keresahan yang terjadi pada diri sendiri namun tidak bisa diterima oleh diri sendiri. Aku setuju dengan ini.
Kemudian, apakah keresahan itu salah?
Tidak, itu merupakan proses pendewasaan diri. Karena terkadang dengan resah seseorang bisa belajar dengan apa yang menimpanya. Selain itu keresahan membuat seorang bijak untuk bertindak. Memilih untuk tetap baik atau sebaliknya. Pun, sekarang solusi dari menanggapi hal tersebut hanya dengan berpikiran baik. Berpikir "Oh, mungkin dia sedang resah". Setelah itu semua akan membaik.
Semua itu ternyata aku rasakan, aku selalu merasa benar dengan apa yang aku komentari. Ternyata selama ini, aku lah yang resah. Aku tidak bisa menerima apa yang menimpa diriku, "Kenapa harus aku, ya Allah?". Menutupi keresahan itu, aku sering berkomentar yang tidak baik kepada orang yang membuat aku resah. Padahal itu semua tidak akan pernah memperbaiki keresahanku. Dari sana lah aku sadar, jika memang ada yang dirasa salah maka pertama kali yang harus dievaluasi adalah diri sendiri. Begitulah Allah memperingati hambanya. Jika kita damai, semua yang buruk akan terasa damai.
"If you give a good thing then you will receive good things"
Komentar
Posting Komentar