Untuk yang ingin jadi bijak

Assalamualaikum.

Perempuan mana yang tidak ingin disebut cantik. Saya salah satunya. Tapi..
Cantik dari segi mana dulu nih, fisik? hati? pikiran? atau apa?
Kalau saya jujur saya kurang senang kalau saya disebut cantik karena fisik saya, karena saya tahu dia sedang berbohong. Kecuali definisi cantik menurut dia hitam dan berjerawat, mungkin saya layak dikatakan cantik. Ini bukan merendah ya, tapi memang kenyataannya seperti itu. HEHE

Di jaman modern ini, saya yakin semua orang terutama si kelahiran 90-an mesti tau yang namanya media sosial. Saya juga tidak bisa mengelak bahwa media sosial memang tidak akan bisa dihilangkan kecuali kehendak Allah. Yang saya sangat kecewakan dari si pengguna med-sos ini adalah med-sos digunakan tidak berdasarkan akal pikiran yang sehat dan jernih tepatnya. Tiap harinya saya pasti tidak pernah melewatkan yang namanya manusia sedang "pamer" entah memamerkan fisiknya yg rupawan, kekayaan, kepintaran, dan lain-lain. Mungkin saya juga pernah bertindak seperti itu. Dan saya sebetulnya tidak pernah punya niat untuk "pamer" namun saya memang tidak pernah memikirkan dampak kedepannya tentang apa yang saya posting, dan saya yakin mereka pun begitu.

Med-sos seringkali buat diri sendiri lebih rendah dari manusia lain, dan saya yakin mereka pun begitu. Seringkali hal tersebut terjadi kemudian saya berfikir saya tidak boleh terus terjerumus dengan urusan dunia. Saya sekarang selalu berfikir kenapa Allah tidak memberiku fisik yang sangat rupawan, mungkin Allah tau bahwa saya akan selalu memerkan fisik saya yang rupawan di med-sos dan dilihat oleh mata yang tidak bertanggung jawab. Dan kemudian bayangkan betapa mengerikannya menjadi bahan olokan para pemilik mata yang tidak bertanggung jawab itu. Kemudian saya merubah ketidak sempurnaan pikiran saya dengan hal-hal yang seperti itu. Ini contoh kecil.

Saya cuma mau mengingatkan untuk siapapun yang baca ini terutama perempuan, berhenti posting foto/video dirimu dengan gaya yang menarik perhatian si mata tak bertanggung jawab. Jika kamu tau apa yang mereka lakukan setelah itu, saya yakin kamu tidak ingin hidup lagi di dunia seperti itu. Dan ingat menjadi seorang rebutan "mereka" adalah bukan prestasi tapi suatu kehinaan. Selamat berpikir sehat temen-temen!

Komentar

Postingan Populer